PAL Indonesia Sukses Selesaikan Perbaikan MV Berlin Ramelau untuk Meningkatkan Konektivitas Laut Timor Leste

PT PAL Indonesia telah menunjukkan kembali keandalannya sebagai penyedia solusi handal untuk armada maritim di kawasan, dengan berhasil menyelesaikan pemeliharaan dan perbaikan armada pelayaran milik Timor Leste, MV Berlin Ramelau. Kapal ini telah meninggalkan Graving Dock Beluga, PT PAL Indonesia pada 25 Februari 2026 dan kini berada dalam tahap persiapan uji pelayaran sebelum berlayar kembali menuju Timor Leste dalam waktu yang tidak lama lagi.
Peran PT PAL Indonesia dalam Maritim Regional
Diana Rosa, Chief Operating Officer PT PAL Indonesia, mengungkapkan bahwa penyelesaian proyek ini mencerminkan komitmen PT PAL dalam menyediakan solusi maritim yang lengkap bagi negara-negara sahabat di kawasan. PT PAL bukan hanya menyediakan layanan perbaikan, tetapi juga solusi lengkap untuk memastikan keandalan dan kesiapan operasional armada maritim di kawasan.
Kepercayaan yang diberikan oleh Timor Leste adalah bukti bahwa kemampuan teknik, fasilitas, dan sistem mutu PT PAL dapat memenuhi standar internasional. PT PAL berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dalam layanan pemeliharaan, perbaikan, dan perbaikan (MRO) di kawasan regional,” tambahnya.
Profil MV Berlin Ramelau
MV Berlin Ramelau adalah kapal dengan kapasitas 380 penumpang yang dibangun di Belanda pada tahun 2021 dan beroperasi di bawah otoritas Autoridade Portuária Timor-Leste (APORTIL). Dengan panjang 69 meter dan lebar 16 meter, Kapal ini memiliki peran penting dalam mobilisasi penumpang dan logistik di Timor Leste. Kedatangan kapal di Surabaya pada akhir tahun 2025 menandai dimulainya serangkaian pekerjaan perbaikan di fasilitas PT PAL Indonesia.
Jangkauan Pekerjaan Perbaikan
Ruang lingkup pekerjaan meliputi perbaikan hull (downside dan topside area), pengecatan car deck, pemeriksaan hasil pengecatan bersama pihak pemilik dan tim Quality Control PT PAL, perbaikan utama echosounder dan ramp door, serta modifikasi sistem perpipaan (piping system modification).
“Pekerjaan yang menuntut presisi mekanikal tinggi tersebut berhasil diselesaikan sesuai standar inspeksi pemilik, mencerminkan sistem pengendalian mutu dan proses inspeksi PT PAL yang telah terstandarisasi,” kata Rosa.
Komitmen PT PAL Indonesia
Rosa menambahkan, “Kami menyadari betapa pentingnya kapal ini bagi konektivitas laut di Timor Leste. Oleh karena itu, PT PAL menghadirkan solusi lengkap untuk memastikan armada tetap andal dan siap beroperasi secara maksimal. Pekerjaan modifikasi dan perbaikan yang kami lakukan bertujuan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan bagi masyarakat Timor Leste yang mengandalkan kapal ini”.
Dengan selesainya perbaikan MV Berlin Ramelau ini, PT PAL Indonesia bukan hanya menunjukkan kualitas teknisnya, tetapi juga peran diplomasi ekonominya dalam mendukung stabilitas infrastruktur maritim di kawasan Asia Tenggara. Serta memperluas peran Indonesia sebagai pusat layanan maritim regional yang kompetitif.




