Pertamina Patra Niaga Siapkan 3,6 Juta Tabung LPG 3 Kg Bersubsidi untuk Idul Fitri

Menjelang Idul Fitri, kebutuhan akan energi, khususnya gas LPG, meningkat tajam. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan 3,6 juta tabung LPG 3 kg bersubsidi untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat. Dalam situasi seperti ini, penting untuk menjaga kelancaran distribusi agar semua pihak, terutama rumah tangga dan usaha mikro, dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan mudah dan terjangkau.
Distribusi LPG 3 Kg Bersubsidi yang Optimal
Pertamina mengantisipasi lonjakan permintaan LPG bersubsidi dengan merencanakan penyaluran tambahan sebanyak 3.657.666 tabung LPG 3 kg bersubsidi sepanjang bulan Maret 2026. Penambahan ini dilakukan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping sebesar 10 persen di seluruh wilayah Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk memenuhi ekspektasi peningkatan kebutuhan masyarakat, terutama menjelang hari raya.
Dengan adanya penambahan ini, Pertamina bertujuan untuk memastikan bahwa distribusi LPG bersubsidi tetap sesuai dengan peruntukannya, sehingga masyarakat yang berhak dapat mengaksesnya tanpa kesulitan. Penyaluran ini juga ditujukan untuk menanggulangi potensi masalah pasokan yang mungkin timbul akibat meningkatnya permintaan saat momen-momen penting seperti Idul Fitri.
Koordinasi dengan Pihak Terkait
Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara Pertamina dan pemerintah daerah, serta lembaga penyalur resmi. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan semua proses distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan LPG bersubsidi.
- Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait
- Pantauan distribusi untuk memastikan ketersediaan
- Penyaluran sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah
- Pengawasan harga eceran tertinggi (HET)
- Menjalin hubungan dengan lembaga penyalur resmi
Pertamina juga melakukan pemantauan intensif terhadap distribusi LPG 3 kg bersubsidi untuk memastikan bahwa pasokan tetap tersedia. Dalam kegiatan pengawasan ini, mereka melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memastikan bahwa semua penyaluran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pentingnya LPG 3 Kg Bersubsidi bagi Masyarakat
PT Pertamina Patra Niaga terus mengingatkan bahwa LPG 3 kg bersubsidi ditujukan khusus untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Oleh karena itu, masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih baik diharapkan untuk menggunakan LPG non-subsidi. Hal ini penting agar penyaluran LPG bersubsidi dapat lebih tepat sasaran dan menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkannya.
Persiapan Satgas Ramadan Idul Fitri
Guna menghadapi tantangan distribusi energi selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang akan berlangsung dari 9 Maret hingga 1 April 2026. Satgas ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat menjalani liburan dengan aman dan nyaman, serta menikmati layanan energi yang memadai.
Proyeksi puncak mobilitas masyarakat diperkirakan terjadi dalam empat fase, yaitu dua puncak arus mudik dan dua puncak arus balik. Arus mudik dijadwalkan pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret, sedangkan arus balik akan berlangsung pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret. Peningkatan ini tentu berdampak pada kebutuhan energi, termasuk LPG.
Proyeksi Kebutuhan Energi
Ahad Rahedi menjelaskan bahwa selama periode Satgas ini, diperkirakan terjadi peningkatan kebutuhan BBM dan LPG, terutama untuk jenis Gasoline dan LPG. Diprediksi, konsumsi BBM akan meningkat sekitar 11,9% dari rata-rata normal 18.430 KL/hari untuk Gasoline. Sementara itu, kebutuhan LPG diperkirakan meningkat sekitar 3,5% dari konsumsi normal harian 6.567 MT/hari.
Kesiapan Pasokan Avtur untuk Penerbangan
Selain menyiapkan BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga juga memastikan pasokan Avtur yang mencukupi untuk kebutuhan penerbangan di 15 bandara yang tersebar di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Kesiapan ini sangat penting untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama arus mudik dan arus balik.
Walaupun diperkirakan terjadi peningkatan permintaan, konsumsi Avtur untuk penerbangan di wilayah Jatimbalinus diprediksi akan mengalami penurunan sebesar 6,1% dari rerata normal harian 3.316 KL/hari. Penurunan ini disebabkan oleh tidak adanya penerbangan komersial saat Hari Raya Nyepi di Bandara Ngurah Rai, serta adanya pembatalan penerbangan rute Timur Tengah.
Optimalisasi Stok BBM dan LPG
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh SPBU dan agen LPG berada dalam kondisi optimal. Dengan mengutamakan distribusi yang merata, termasuk ke daerah-daerah terpencil, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa gangguan.
Untuk meningkatkan layanan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan infrastruktur yang terdiri dari 1.482 SPBU, 900 Pertashop, dan 1.296 agen LPG. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan tambahan demi kenyamanan masyarakat selama periode RAFI.
Layanan Tambahan untuk Masyarakat
Layanan yang disediakan mencakup 644 SPBU yang beroperasi 24 jam dan 1.040 agen LPG siaga, memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan energi kapan saja. Selain itu, terdapat 9 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta 36 unit Motorist/PDS yang mobile untuk menjangkau pemukiman dan jalur wisata.
Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan 17 unit mobil tangki yang siap siaga sebagai kantong suplai di jalur padat perjalanan. Sebanyak 3 Serambi MyPertamina hadir di rest area dan pusat keramaian, menawarkan berbagai fasilitas tambahan seperti ruang istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, dan area bermain anak.
Dukungan Layanan Keselamatan
Pertamina memastikan dukungan layanan keselamatan dengan menyediakan ambulans di beberapa titik strategis dan porter gratis di sejumlah bandara untuk membantu mobilitas masyarakat. Sistem monitoring real-time melalui command center Satgas juga akan berfungsi untuk memastikan suplai dapat segera ditambah jika terjadi lonjakan permintaan.
Demi kenyamanan konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menghadirkan promo pembelian BBM non-subsidi serta program MyPertamina. Program ini memudahkan transaksi dan akses layanan bagi masyarakat, sehingga mereka dapat menikmati layanan energi dengan lebih efisien.