depo 10k slot depo 10k

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

ampibi.uho.ac.id

PG Soft sajikan bagi-bagi bonus dragon royal fortune dengan kejutan harian

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus lucky fortune expedition dengan bonus menarik

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu terlengkap

5 cara turun kan wild mahjong ways banjir runtuhan tanpa putus terlengkap

Pola gacor mahjong ways bocoran langsung dari pengalaman pendemo mbg

Menguak algoritma gates of olympus biar sering turun petir merah mbg

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus aurora dream treasure dengan bonus premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus star aurora treasure yang memesona

Verifikasi modul candy bonanza fitur slot online skema virtual

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus golden lotus fortune dengan keuntungan eksklusif

Mahjong Ways hadirkan bagi-bagi bonus dragon moonlight reward dengan sensasi menarik

Cara mendapatkan free spin gratis di slot online

PGSoft tawarkan bagi-bagi bonus crystal harvest storm dengan hadiah beruntun

Mengenal fondasi teknologi slot online terkini

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter crown dengan peluang terbaik

Analisis mendalam pola slot online terbaik yang sering digunakan pemain

PGSoft berikan bagi-bagi bonus dragon jewel empire dengan hadiah eksklusif

Panduan lengkap slot online untuk memahami fitur modern dan inovatif

Alasan slot online mobile semakin mendominasi permainan digital saat ini

Level presisi medusa curse of athena fitur slot online level virtual

Telaah mekanisme randomisasi slot online digital

Slot online dengan jackpot progresif yang menjadi topik populer komunitas

Wild Bounty sajikan bagi-bagi bonus wild gold prosperity dengan hadiah premium

PGSoft hadirkan bagi-bagi bonus dragon orb vault dengan hadiah premium

Evaluasi kinerja slot online untuk mencapai performa jaringan yang sangat stabil

Pragmatic Play hadirkan bagi-bagi bonus epic treasure voyage dengan kejutan eksklusif

Identifikasi strategi slot online yang teruji akurat dalam komunitas

Starlight Princess berikan bagi-bagi bonus star treasure dengan nilai ekstra

Instrumen arus mermaid riches unsur slot online logika presisi

Mahjong Ways tawarkan bagi-bagi bonus dragon treasure kingdom dengan sensasi eksklusif

BeritaHUKRIMKasus Gratifikasi DPRD NTBMengadu ke Jaksa Agung dan DPR RITiga TerdakwaU T A M A

Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Siap Melapor ke Jaksa Agung dan DPR RI

Jakarta – Tiga terdakwa yang terjerat dalam kasus dugaan gratifikasi di lingkungan DPRD Provinsi NTB, yaitu Hamdan Kasim, Indra Jaya Usman, dan M. Nashib Iqroman, mengungkapkan perasaan teraniaya mereka. Mereka berencana untuk mengadukan penanganan kasus yang mereka alami kepada sejumlah lembaga di tingkat pusat, merasa bahwa proses hukum yang berlangsung penuh dengan kejanggalan dan tidak mencerminkan keadilan yang seharusnya diterima.

Proses Hukum yang Dipertanyakan

Pernyataan tersebut disampaikan setelah ketiganya menghadiri sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram pada hari Kamis, 2 April 2026. M. Nashib Iqroman, yang lebih akrab disapa Acip, menegaskan bahwa terdapat sejumlah pelanggaran prosedur yang mencolok sejak tahap penyelidikan hingga penyidikan kasus mereka.

“Kami bertiga telah sepakat untuk melapor. Sepanjang proses dari penyelidikan hingga penyidikan, kami menemukan banyak hal yang mencurigakan dan ketidakadilan,” ungkap Acip dengan penuh keyakinan.

Langkah Pelaporan ke Lembaga Tinggi

Ketiga terdakwa ini berencana untuk melaporkan kasus mereka kepada Jaksa Agung, Ombudsman RI, Komisi Kejaksaan, dan juga Komisi III DPR RI. Mereka berharap agar penanganan hukum yang mereka jalani dapat berlangsung dengan berdasarkan prinsip keadilan yang tidak tebang pilih.

Ketimpangan dalam Penindakan

Meskipun fokus utama mereka adalah pada prosedur, substansi dari perkara ini juga menjadi perhatian yang tidak kalah penting. Mereka menggarisbawahi adanya ketimpangan dalam penindakan antara pihak yang memberikan dan yang menerima gratifikasi.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa, ketiga terdakwa dikenakan tuduhan sebagai pihak pemberi uang kepada sejumlah anggota DPRD NTB. Ironisnya, pihak yang menerima uang tersebut, yang disebutkan secara jelas dalam dakwaan, justru belum juga diproses secara hukum.

“Kami didakwa sebagai pemberi, sementara penerima yang disebutkan secara eksplisit dalam dakwaan tidak mendapatkan penanganan hukum,” jelas Acip.

Relevansi Hukum terhadap Pemberi dan Penerima

Dalam konteks hukum terkait tindak pidana korupsi, hubungan antara pemberi dan penerima merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Acip menjelaskan bahwa terdapat hubungan kausalitas langsung antara tindakan pemberian dan penerimaan yang menjadi dasar pembuktian tindak pidana.

Poin ini ditegaskan dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, yang menyatakan bahwa pemberi suap dapat dikenakan pidana. Selain itu, Pasal 12 huruf a dan Pasal 12B juga mengatur bahwa penerima suap atau gratifikasi oleh penyelenggara negara juga merupakan tindakan yang dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

Asas Keadilan dalam Penegakan Hukum

Pasal 12B menyatakan bahwa gratifikasi kepada penyelenggara negara dianggap sebagai suap jika terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban yang ada. “Dengan demikian, secara hukum, tidak mungkin ada pemberi yang tidak disertai dengan penerima,” tegas Acip.

Acip menambahkan bahwa jika salah satu unsur ini diabaikan, maka konstruksi perkara menjadi tidak seimbang dan dapat melanggar asas kesetaraan di hadapan hukum. Ia juga mengingatkan tentang semangat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, yang menekankan keadilan sebagai prinsip utama, bukan sekadar penegakan hukum yang formal.

Harapan untuk Proses Penanganan yang Adil

“Dalam KUHP yang baru, keadilan seharusnya lebih diutamakan. Namun, itu tidak kami rasakan dalam perkara ini,” ungkapnya dengan nada kecewa. Meskipun demikian, Acip mengaku pernah mendengar pernyataan dari majelis hakim bahwa pihak penerima masih dalam proses penanganan.

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh majelis hakim itu benar, mereka hanya tinggal menunggu antrean,” harapnya.

Implikasi Kasus Gratifikasi di DPRD NTB

Kasus ini kini menjadi sorotan bukan hanya karena dugaan praktik gratifikasi dalam lembaga legislatif daerah, tetapi juga sebagai ujian bagi konsistensi aparat penegak hukum dalam menerapkan prinsip keadilan yang menyeluruh. Dengan adanya pengawasan dari berbagai lembaga, diharapkan kasus ini dapat memberikan dampak positif terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Ketiga terdakwa menekankan bahwa mereka ingin agar keadilan ditegakkan dan tidak ada satu pun pihak yang merasa terabaikan. Keadilan seharusnya dapat dirasakan oleh semua pihak yang terlibat dalam perkara ini, termasuk mereka yang menjadi penerima gratifikasi.

Dengan langkah pelaporan yang mereka rencanakan, mereka berharap dapat membuka jalan bagi penegakan hukum yang lebih baik, tidak hanya untuk diri mereka sendiri, tetapi juga untuk masyarakat yang menginginkan transparansi dan keadilan dalam setiap proses hukum.

Kasus gratifikasi di DPRD NTB ini menjadi refleksi bagi kita semua tentang pentingnya integritas dalam lembaga pemerintahan dan penegakan hukum yang adil serta tidak diskriminatif. Keberanian ketiga terdakwa untuk melapor ke lembaga yang lebih tinggi adalah langkah yang patut dicontoh, demi terciptanya keadilan yang seutuhnya.

Related Articles

Back to top button