4.000 Warga Meriahkan Pelantikan Pengurus PPTSB Samosir, Mubes 29-31 Oktober

Pada tanggal 19 September 2026, ribuan warga meramaikan pelantikan pengurus PPTSB (Perkumpulan Pemuda Toga Sinaga Batak) Cabang Samosir yang diadakan di halaman Tugu Tiga Sinaga, Desa Urat II, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir. Acara ini tidak hanya menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut, tetapi juga dirangkai dengan sosialisasi serta promosi kegiatan yang berbasis pada budaya daerah, hasil kerja sama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Makna Pelantikan Pengurus PPTSB Samosir
Lamhot Sinaga, yang merupakan anggota pomparan Toga Sinaga, menegaskan bahwa acara Marga Toga Sinaga merupakan sebuah perayaan budaya tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Kementerian Pariwisata dalam acara ini bertujuan agar pemerintah dapat menyaksikan secara langsung kearifan lokal yang ada di Samosir.
“Acara budaya seperti ini sangat penting dalam ekosistem pengembangan pariwisata. Kehadiran ribuan perantau membawa dampak positif bagi ekonomi lokal, mulai dari perputaran uang konsumsi hingga tingkat hunian hotel dan akomodasi di Samosir,” ungkap Lamhot, yang juga merupakan anggota DPR RI.
Pengaruh Ekonomi dari Kegiatan Budaya
Lamhot Sinaga menambahkan, jika kegiatan berbasis budaya terus digalakkan oleh berbagai marga, maka dampak positifnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Samosir dan sekitarnya. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga dan merayakan budaya lokal sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi.
Selanjutnya, Penasihat PPTSB Cabang Samosir, Mangihut Sinaga, mengungkapkan bahwa Samosir mendapatkan perhatian khusus dari PPTSB Pusat sebagai kawasan strategis untuk pengembangan sumber daya manusia dan pariwisata. Ia menekankan bahwa selain fokus pada agenda kebudayaan, PPTSB juga berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.
- Penghijauan lahan seluas 60 hektare di Dusun 3 Batu Jagar, Kecamatan Palipi.
- Tingkat keberhasilan program penghijauan mencapai 85%.
- Target peningkatan keberhasilan hingga 90% pada evaluasi mendatang di bulan November.
- Aktivitas lingkungan yang berkelanjutan.
- Sinergi antara budaya dan pelestarian lingkungan.
Sinergi antara Pemerintah dan PPTSB
Ketua Umum PPTSB Se-Dunia, Edison Sinaga, memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebudayaan lokal. Ia berharap kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, DPR RI, dan PPTSB dapat terus berlanjut melalui berbagai program kemasyarakatan yang saling menguntungkan.
Menurut Edison, keberadaan Tugu Toga Sinaga menjadi simbol pemersatu bagi keturunan Toga Sinaga, di mana pun mereka berada. Lokasi ini menjadi tempat berkumpulnya generasi penerus budaya yang memiliki akar yang sama.
Persiapan Musyawarah Besar (Mubes)
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PPTSB Se-Dunia, Sairon Sinaga, mengumumkan bahwa setelah pelantikan pengurus cabang, PPTSB akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada tanggal 29 hingga 31 Oktober 2026. Mubes ini bertujuan untuk memilih kepengurusan baru di tingkat pusat.
Ucapan Selamat dan Harapan untuk Pengurus Baru
Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Vandiko menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendampingi serta menyelaraskan program kerja PPTSB selama satu periode ke depan. Ia juga menitipkan kepada para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Samosir yang bermarga Sinaga untuk terlibat aktif dalam kepengurusan organisasi.
Pentingnya Partisipasi ASN dalam Organisasi
“Seluruh birokrat di Kabupaten Samosir harus tetap marsaor (berbaur) di punguan (perkumpulan) marga. Jabatan yang diemban saat ini bukan hanya hasil kerja keras pribadi, melainkan juga ada doa dari para leluhur. Sebagai abdi negara, mari kita berkontribusi untuk kemajuan punguan marga Sinaga di Kabupaten Samosir,” tegas Vandiko.
Rangkaian Kegiatan Lainnya
Acara pelantikan ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan lain, seperti pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta sosialisasi dan promosi event berbasis budaya daerah. Semua ini bertujuan untuk menjadikan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata global.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Kejaksaan Negeri Samosir, Kapolres Samosir, serta jajaran pengurus PPTSB dari berbagai daerah. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan dan komitmen untuk melestarikan budaya dan pariwisata di Samosir.
Peran PPTSB dalam Pengembangan Pariwisata
PPTSB tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pariwisata di Samosir. Dengan melibatkan lebih banyak pihak dalam agenda budaya, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Keberhasilan acara pelantikan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal sangat penting dalam memperkuat identitas budaya dan mengembangkan potensi pariwisata. Dengan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat, Samosir dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan berkelanjutan.

