Dandy Adhi Prabowo Awasi Penambahan Armada Feri untuk Tingkatkan Konektivitas Bangkep Balut
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dandy Adhi Prabowo, mengungkapkan komitmennya untuk memperbaiki layanan transportasi laut dengan menambah armada feri yang melayani Pelabuhan Feri Luwuk, yang terletak di Kabupaten Banggai. Dalam konteks peningkatan konektivitas, langkah ini dianggap krusial untuk menghubungkan masyarakat dengan berbagai wilayah kepulauan di sekitarnya.
Kunjungan Kerja ke Pelabuhan Feri Luwuk
Dandy Adhi Prabowo menyampaikan komitmennya tersebut saat melaksanakan kunjungan kerja yang melibatkan anggota Komisi III DPRD Sulteng ke Pelabuhan Feri Luwuk, yang terletak di Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memahami lebih dalam mengenai kondisi pelabuhan dan kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi laut yang lebih baik.
Dalam rombongan tersebut, Dandy didampingi oleh anggota Komisi III lainnya, termasuk Sadat Anwar Bahalia, S.H.I., M.H., Takwin, serta Ir. H. Musliman, M.M. Selain itu, mereka juga mendapat dukungan dari jajaran Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah, yang turut serta dalam kunjungan tersebut.
Partisipasi Stakeholder Lokal
Kunjungan ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Hukum dan Politik, Alfian Djibran, serta sejumlah pejabat daerah lainnya, seperti Kabag SDA Sunarto Lasitata dan Sekretaris Dinas Perhubungan Muksir Maeta. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan layanan transportasi laut.
Rombongan Komisi III diterima oleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry, yang diwakili oleh Rofik dari Departemen Bisnis dan Operasional. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Komisi III untuk menggali informasi terkait kondisi operasional Pelabuhan Feri Luwuk, termasuk tantangan dan kebutuhan yang ada.
Peran Penting Pelabuhan Feri Luwuk
Pelabuhan Feri Luwuk menjadi salah satu jalur transportasi laut yang strategis bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin mengakses wilayah kepulauan seperti Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut). Keberadaan pelabuhan ini sangat penting dalam meningkatkan konektivitas antar daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dandy menekankan bahwa ketersediaan armada penyeberangan yang memadai adalah kunci untuk memperkuat jaringan transportasi laut. Ia percaya bahwa dengan meningkatkan layanan feri, akan ada pemerataan pembangunan dan akses yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Kebutuhan Akses Transportasi yang Aman
Menurut Dandy, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses transportasi laut yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Hal ini menjadi perhatian utama yang harus direspons oleh semua pihak terkait.
- Peningkatan rute transportasi laut
- Memastikan keselamatan pelayaran
- Pengembangan infrastruktur pelabuhan
- Peningkatan kapasitas armada feri
- Keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan
Ia menekankan bahwa penambahan rute baru akan membawa dampak positif bagi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. “Kami akan memberikan dukungan penuh untuk inisiatif ini,” ujar Dandy.
Komunikasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry
Dandy mengungkapkan bahwa saat ini, pelayanan penyeberangan menuju sejumlah wilayah kepulauan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, Komisi III DPRD Sulteng berencana untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan manajemen PT ASDP Indonesia Ferry untuk mendorong penambahan armada yang sebelumnya pernah melayani rute tersebut.
Hanya ada satu kapal, KM Tanjung Api, yang saat ini beroperasi untuk melayani rute menuju kepulauan dan Banggai Laut. “Kami berharap bisa berkomunikasi dengan General Manager PT ASDP untuk meminta penambahan satu armada lagi, seperti yang terjadi sebelumnya,” jelasnya.
Pentingnya Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia
Dandy menambahkan bahwa penambahan armada feri harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pelabuhan dan pelatihan sumber daya manusia yang memadai. Menurutnya, semua aspek pendukung harus dipersiapkan dengan baik agar pengembangan dan pembukaan rute baru dapat berjalan dengan optimal.
Sebagai putra asli dari Babasal dan wakil rakyat dari daerah pemilihan Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, Dandy berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat kepulauan. “Saya akan terus bersuara demi kebaikan daerah kita,” tegasnya.
Apresiasi dari Pihak ASDP
Pihak ASDP, melalui Rofik, memberikan apresiasi kepada Komisi III DPRD Sulteng atas kunjungan mereka ke Pelabuhan Feri Luwuk. Ia menekankan bahwa peningkatan layanan dan pengembangan pelabuhan memerlukan perencanaan yang matang, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Untuk pengembangan jangka panjang, pelabuhan harus disesuaikan dengan standar operasional dan kebutuhan terkini. Sementara itu, untuk kebutuhan jangka pendek, berbagai bentuk kerja sama dalam pengelolaan fasilitas pendukung pelabuhan dapat dibahas lebih lanjut.
Survei dan Kajian Komprehensif
ASDP juga telah melakukan survei terkait beberapa aspek teknis, termasuk alur laut dan kedalaman perairan yang berhubungan dengan operasional kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro). Namun, sebelum melaksanakan pengembangan, diperlukan kajian komprehensif yang mencakup data produksi, kebutuhan masyarakat, serta aspek keselamatan pelayaran.
Pihak ASDP menyatakan kesiapan untuk mendukung setiap rencana pengoperasian kapal maupun pengembangan rute baru, asalkan seluruh persyaratan teknis dan keselamatan pelayaran dapat terpenuhi.
Diskusi Lanjutan dengan Pemerintah Daerah
Dandy menegaskan bahwa hasil dari kunjungan ini akan menjadi bahan diskusi lebih lanjut bersama Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, ASDP, dan pihak-pihak terkait lainnya. Ia berharap agar sinergi dari semua pihak dapat menghasilkan solusi konkret bagi kebutuhan transportasi laut masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Bangkep dan Balut.
“Kami akan mempertimbangkan semua aspek secara matang, baik dari segi manfaat untuk daerah maupun untuk pelabuhan itu sendiri. Komisi III akan terus mengawal isu ini,” pungkas Dandy.




